JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mendorong pelaku industri furnitur nasional untuk memperkuat adopsi teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di tengah persaingan global.
Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur mengatakan, transformasi teknologi menjadi kebutuhan bagi industri furnitur Indonesia agar mampu menggabungkan kekuatan craftsmanship dengan presisi dan produktivitas.
“Kita harus mulai memahami, menguasai, dan mengadaptasi teknologi sesuai karakter serta kebutuhan industri Indonesia. Teknologi bukan untuk menghilangkan kekuatan craftsmanship, melainkan untuk meningkatkan produktivitas,” ujar Sobur dalam keterangan