RRI.CO.ID, Kendari - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Indonesia. Hingga Senin (7/9/2026), erupsi tersebut dilaporkan berdampak terhadap lebih dari 270 ribu penumpang dan mengganggu lebih dari 2.300 penerbangan. Sejumlah bandara juga sempat ditutup akibat sebaran abu vulkanik.Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Episode erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Minggu (6/9/2026)
Nasional
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Indonesia Diingatkan | LPP RRI