JAKARTA, KOMPAS.com - Tambang emas Martabe di Kabupaten Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, belum beroperasi penuh meski sudah memulai produksi pada Mei 2026.
Tambang emas Martabe sempat berhenti beroperasi karena diduga menjadi salah satu perusahaan yang menyebabkan banjir di Sumatera pada tahun lalu.
Izin operasi Martabe sempat dicabut pada Januari 2026 lalu.
Presiden Direktur PT United Tractors Tbk (UNTR) Iwan Hadiantoro mengatakan, setelah mendapat izin beroperasi kembali, operasional tambang yang dikelola anak usaha perseroan, PT Agincourt Resources, dilakukan secara bertahap.