Banda Aceh (ANTARA) - Masyarakat Pernaskahan Nusantara Aceh (Manassa) telah menginventarisasi sebanyak 520 manuskrip Aceh yang rusak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda provinsi itu pada akhir November 2025.
“Naskah-naskah yang telah kami inventarisasi tersebut akan dilakukan restorasi sesuai dengan tingkat kerusakan yang telah ditetapkan. Restorasi yang kami lakukan ini bagian menyelamatkan berbagai dokumen bersejarah,” kata Ketua Manassa Aceh, Hermansyah di Darussalam, Banda Aceh, Senin.
Ia menjelaskan, restorasi manuskrip terdampak bencana tersebut merupakan koleksi yang ada di masyarakat,