New York, Beritasatu.com – Goldman Sachs memperkirakan harga minyak dunia dapat melonjak hingga US$ 120 per barel jika serangan terhadap kapal-kapal di Timur Tengah meningkat. Bank investasi tersebut juga merekomendasikan posisi pada gas alam dan diesel untuk menangkap potensi kenaikan harga komoditas energi tersebut.
Dikutip Bloomberg News, Goldman Sachs menilai risiko gangguan pelayaran di Timur Tengah semakin besar setelah serangkaian serangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
“Peristiwa dalam beberapa hari terakhir menunjukkan risiko gangguan pelayaran yang meluas dan meningkat