Jakarta (ANTARA) - Ahli otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyarankan pemilik mobil tidak buru-buru menyalakan kendaraan kalau mendapati abu vulkanik di area mesin mobil.
"Kalau paparan abu di ruang mesin cukup banyak, sebaiknya jangan buru-buru menyalakan kendaraan," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Senin.
"Buka kap secara perlahan agar abu yg berada di atasnya tidak ikut jatuh ke dalam, kemudian periksa, terutama filter udara mesin, saluran masuk udara, radiator, kondensor AC, serta konektor kelistrikan," ia menjelaskan.
Menurut