JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie memaparkan dampak bahaya dari abu vulkanik semburan erupsi Gunung Anak Krakatau bagi manusia.
Stella menyampaikan, meski abu vulkanik lebih halus dari bedak bayi, tetapi di dalamnya ada kandungan silika yang dapat memicu kanker.
Maka dari itu, Stella mengimbau kepada masyarakat untuk sebisa mungkin tetap berada di dalam ruangan saja.
"Kalau kita lihat secara scientific, apa sih bahayanya? Volcanic ash atau debu vulkanik ini kan lebih halus