Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan operasi water mist dan penyiraman di berbagai wilayah menunjukkan indikasi perbaikan sebaran partikulat termasuk PM10 yang salah satunya berasal dari abu vulkanik akibat letusan Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan pada 6-7 September 2026 menunjukkan, sebaran PM10 tinggi yang sebelumnya cukup luas di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan menjadi lebih terbatas setelah penyiraman.
"Area dengan nilai tinggi pada peta pascapenyiraman terutama teridentifikasi di Cilincing bagian timur dan Cipayung bagian tenggara," kata