LONDON, KOMPAS.com - Produsen otomotif asal Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 4.000 pekerjaan atau kira-kira 10 persen dari total tenaga kerja globalnya dalam dua tahun ke depan.
Langkah tersebut dilakukan JLR di tengah tekanan industri otomotif akibat persaingan ketat dengan produsen mobil China yang menawarkan kendaraan dengan harga lebih murah, serangan siber, serta kebijakan tarif yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dikutip dari CNBC, Senin (7/9/2026), JLR, yang dimiliki produsen