Jakarta, CNBC Indonesia — Industri pinjaman daring (Pindar) masih mencatat pertumbuhan pembiayaan yang tinggi hingga Juli 2026. Namun, ekspansi tersebut berjalan beriringan dengan tingkat risiko kredit yang masih berada di atas 4%.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan outstanding pembiayaan Pindar pada Juli 2026 mencapai Rp105,63 triliun, tumbuh 24,76% secara tahunan (yoy).
"Pada industri pinjaman daring atau Pindar, outstanding pembiayaan pada Juli 2026 tumbuh 24,76% year-on-year