Jakarta, CNBC Indonesia - Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB baru saja memutuskan untuk mengubah proyeksi peta dunia yang digunakan secara internasional. Sebanyak 164 negara mendukung perubahan tersebut, tetapi satu negara menolak. Perubahan ini dilakukan karena peta dunia standar yang dipakai selama 450 tahun ternyata menggambarkan ukuran benua dan negara tidak sesuai kenyataan, terutama benua Afrika yang terlihat jauh lebih kecil daripada aslinya,
Peta dunia yang selama ini digunakan dikenal sebagai proyeksi Mercator. Peta ini dibuat oleh Gerardus Mercator pada tahun 1569,