REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengapresiasi para relawan yang selama hampir tiga pekan bertugas melayani penyintas bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagian relawan bahkan harus meninggalkan pekerjaan, keluarga, hingga tempat praktik demi menjalankan misi kemanusiaan.
Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief mengatakan, pengabdian para relawan di lapangan bukan perkara mudah. Mereka bekerja dalam berbagai layanan, mulai dari dapur umum, pelayanan kesehatan, hingga distribusi bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
“Atas nama PP Muhammadiyah, saya ucapkan terima kasih kepada