PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengungkapkan Indonesia masih membutuhkan hampir 1.000 kapal untuk memperkuat konektivitas antarpulau dan dukung distribusi logistik nasional.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Hana Suhardi mengatakan kebutuhan tersebut diperlukan untuk memastikan konektivitas antarpulau dapat berjalan secara lebih teratur, khususnya dalam mendukung pergerakan komoditas dari sentra produksi menuju wilayah tujuan.
"Kalau kita ngomong di domestik untuk menghubungkan satu pulau dengan satu pulau lainnya itu kurang lebih kita butuh hampir seribu kapal," kata Hana dalam Indonesia