Jakarta (ANTARA) - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta mengimbau lembaga penyiaran televisi dan radio untuk mengintensifkan informasi kewaspadaan dan mitigasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau secara akurat, terverifikasi, proporsional, serta mudah dipahami masyarakat.
Ketua KPID Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Sulhy mengatakan lembaga penyiaran tidak sekadar menyampaikan peristiwa, tetapi juga memiliki peran penting membangun kesiapsiagaan dan ketenangan masyarakat.
“Karena itu, kecepatan informasi harus berjalan beriringan dengan akurasi, kehati-hatian, dan keselamatan publik," kata dia dalam keterangan resminya