Oleh: Fahmi Arif El Muniry, Khodim Pesantren Laku Luhur Al Mahabbah Demak
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hari Aksara Nasional yang diperingati setiap tanggal 8 September, semestinya tidak hanya menjadi momentum mengenang aksara sebagai warisan masa lalu. Ia perlu menjadi ruang untuk memikirkan masa depan literasi. Di tengah perkembangan Artificial Intelligence, aksara tidak cukup diselamatkan dari kepunahan. Ia harus diberi kesempatan hidup, beradaptasi, dan menjadi bagian dari ekosistem pengetahuan generasi digital.
Pesantren memiliki pengalaman panjang menjadikan aksara sebagai medium pengetahuan. Pegon bukan