Setiap hari, sekitar 1.000 ton sampah dihasilkan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sebanyak 54 persen di antaranya merupakan sampah organik rumah tangga, sementara sampah plastik berada di bawah 20 persen.
Sampah itu selama bertahun-tahun berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa. Kini, TPA milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar itu menampung sekitar 7 juta metrik ton sampah.
Kondisinya membawa persoalan lain. Pada musim kemarau, timbunan sampah berisiko memicu kebakaran akibat gas metan. Saat musim hujan, air lindi dari timbunan sampah berpotensi