REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) Muhammad Firman Taufik mengatakan, gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik erupsi gunung Anak Krakatau berpotensi menimbulkan kerugian dan biaya tambahan bagi jamaah umrah, terutama karena sejumlah fasilitas yang telah menjadi bagian dari paket perjalanan dapat terganggu.
Dia menilai, jamaah menghadapi sejumlah risiko akibat tertundanya atau dialihkannya penerbangan, mulai dari fasilitas hotel, visa, hingga tiket pesawat yang telah masuk dalam paket umrah.
"Risiko buat jamaah, kehilangan fasilitas hotel, visa, pesawat