Samarinda, Kaltim (ANTARA) - Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto menerangkan layanan penerbangan perintis, yang menghubungkan sejumlah wilayah pedalaman di Provinsi Kalimantan Timur terganggu akibat pekatnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membatasi jarak pandang.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas IA APT Pranoto Samarinda I Kadek Yuli Sastrawan di Samarinda, Kaltim, Senin, menyampaikan bahwa dampak karhutla tersebut sangat mempengaruhi operasional angkutan udara menuju rute-rute pelosok perbatasan.
Ia merinci bahwa jadwal penerbangan