Jakarta, CNBC Indonesia - PerangĀ ongkirĀ makanan dan ritel instan di China memang mulai mereda setelah diguyur intervensi ketat pemerintah. Namun, di balik meredanya gelontoran diskon besar-besaran dari raksasa teknologi seperti Meituan, Alibaba, dan JD.com, ada warisan kelam yang ditinggalkan, yakni berat dan kerugian telak bagi para pedagang serta restoran kecil.
Sebelumnya, pertarungan brutal pangsa pasar memaksa platform digital menghabiskan miliaran dolar untuk kupon, promo gratis ongkir, hingga insentif demi memanjakan konsumen.
Kendati konsumen di kota besar kini terbiasa menikmati