REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pagi itu, Jakarta seperti baru saja ditaburi tepung yang salah resep. Mobil menjadi kusam, lantai halte berdebu, dan kaca jendela menyimpan lapisan tipis berwarna kelabu. Orang-orang menengadah, sebagian mencari awan, sebagian mencari jawaban.
Di layar telepon genggam, gambar yang sama berpindah dari satu grup WhatsApp ke grup lain: lapisan debu di permukaan kendaraan, atap rumah, jalan raya, juga wajah warga yang mulai mengenakan masker. Bedanya dengan hujan biasa, kali ini yang jatuh dari langit adalah abu.
Seperti