Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Dr. Arini Astasari Widodo, SM, SpDVE menjelaskan efek dari abu vulkanik ketika menempel pada kulit dapat menyebabkan kulit menjadi kering, rasa perih atau terbakar, gatal, dan kemerahan atau dermatitis iritan.
“Pada kebanyakan orang, kontak singkat dengan abu tidak menyebabkan masalah kulit yang berat,” kata Arini saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.
Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Indonesia (Perdoski) itu mengatakan orang yang sudah memiliki kulit sensitif, dermatitis atopik atau