Pontianak (ANTARA) - Sekolah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), masih menerapkan pembelajaran secara daring karena asap masih tebal serta kualitas udara dinilai berbahaya meski hujan telah mengguyur sejumlah wilayah.
“Meski Kota Pontianak sudah diguyur hujan cukup merata, tapi asap masih tebal dan kondisi udara masih berbahaya,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, di Pontianak, Senin.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak masih memantau perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara sebelum memutuskan pembelajaran kembali dilaksanakan secara normal.
Ia mengatakan pembelajaran tatap