KOMPAS.com - Iran mengklaim telah menargetkan tiga kapal tanker minyak yang menggunakan rute tidak resmi di Selat Hormuz.
Serangan tersebut disebut sebagai aksi balasan atas serangan Amerika Serikat (AS) terhadap kapal tanker Iran pada akhir pekan.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melalui angkatan lautnya juga mengatakan telah menargetkan sejumlah kapal yang memiliki hubungan dengan Amerika Serikat.
Dilansir dari Bloomberg, Senin (7/9/2026), IRGC Navy tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai insiden tersebut.
Pernyataan yang diunggah melalui Telegram pada Sabtu malam