Jakarta, Beritasatu.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.
Kabut asap yang muncul akibat karhutla dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.
Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah terdampak kabut asap perlu mewaspadai munculnya keluhan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ketika gangguan kesehatan mulai dirasakan, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan menjadi langkah penting agar kondisi tidak semakin parah.
Kabar baiknya,