Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah kembali melanjutkan penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini.
Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Senin (7/9/2026), rupiah berhasilĀ terapresiasiĀ 0,11% ke posisi Rp17.610/US$.
Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif pada Jumat (4/9/2026), ketika mata uang Garuda ditutup menguat 0,11% ke level Rp17.630/US$. Posisi itu menjadi penutupan terkuat rupiah sejak 21 Mei 2026.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada