Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan total populasi lansia yang berisiko mengalami ancaman kesehatan dari erupsi Gunung Anak Krakatau mencapai sekitar 3,3 juta jiwa, yang menunjukkan besarnya beban kesehatan yang harus diantisipasi.
"Abu vulkanik memiliki karakteristik yang berbeda dengan debu biasa. Kandungan silika tajam membuatnya berbahaya bagi paru-paru, mata, dan kulit. Bila bercampur dengan air, abu dapat mengeras seperti semen sehingga salah cara membersihkan justru menambah risiko," kata Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes Imran Pambudi di Jakarta, Senin.