Jakarta (ANTARA) - Deklarasi Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 mendorong pergeseran model pendidikan global menuju pendekatan holistik dan lebih mengedepankan aspek intelektual dan menggunakan kecerdasan buatan atau AI secara beretika dalam dunia pendidikan.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, kita harus melihat kepribadian seseorang secara utuh dan tidak boleh hanya berbasis penilaian AI semata sehingga setiap individu tetap dituntut untuk menjaga integritas serta keaslian jati dirinya," kata Rektor UNIDA Gontor sekaligus Ketua Peringatan 100 Tahun Gontor, Prof.Dr.