Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau warga untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik yang dapat memicu batuk, sesak napas, serta memperburuk penyakit pernapasan, seperti asma.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan abu vulkanik mengandung partikel sangat halus yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan, mata, dan kulit, sehingga warga diimbau untuk melindungi diri dari dampak abu yang terdeteksi mencapai wilayah Jakarta.
"Paparan abu vulkanik dapat memicu batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, serta memperburuk penyakit pernapasan