Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengintensifkan pemantauan 24 jam terhadap perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap atmosfer, penerbangan, serta kondisi laut di sekitar Selat Sunda.
Dari siaran pers BMKG di Jakarta, Minggu, berdasarkan analisis citra satelit pada hari ini pukul 08.00 WIB, BMKG mengidentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik yang melingkupi wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu.
Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani mengatakan bahwa Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta Tangerang bergerak