Caracas, Beritasatu.com – Miliarder Venezuela Alejandro Betancourt yang pernah menjadi sasaran penyelidikan pencucian uang di Amerika Serikat (AS) kini menjadi mitra utama Washington dalam kesepakatan minyak dengan Venezuela.
Betancourt sebelumnya diselidiki terkait dugaan penggelapan dana lebih dari US$ 1 miliar dari perusahaan minyak milik negara Venezuela, PDVSA. Namun, setelah membantu otoritas AS menjelang operasi penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari 2026, posisinya berubah dan dia kini berperan penting dalam strategi AS terkait sektor minyak Venezuela.
Berdasarkan kesepakatan