REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim, peran Selat Hormuz akan berkurang pada masa mendatang. Trump meyakini hal tersebut seiring beroperasinya jaringan pipa baru dan berkembangnya jalur alternatif pengangkutan minyak di Timur Tengah.
"Pipa-pipa sedang dibangun sekarang. Jalan melalui Suriah, yang luar biasa, sedang dibangun dan sebenarnya sudah terbuka. Orang-orang membawa minyak dengan truk melalui Suriah, truk-truk besar yang mengangkut minyak," kata Trump kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).
"Sejumlah alternatif untuk Selat Hormuz sedang dibuat. Selat Hormuz tidak