Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Barat membagikan penggunaan link (tautan) untuk pengisian data karena sejumlah petugas Sensus Ekonomi kesulitan menjangkau responden di kawasan perumahan elit dan apartemen.
Kepala BPS Jakbar Muhammad Noval saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat, mengatakan selain petugas sensus kesulitan melakukan wawancara dari rumah ke rumah (door to door), juga masih ada responden dari klaster tersebut yang belum melengkapi variabel sensus.
"Untuk pemukiman elit dan apartemen, kita berikan kemudahan. Jika petugas tidak bisa wawancara