Kendaripos.co.id -- Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di perbatasan Nepal dan China mencapai 1.280 orang pada Kamis (3/9).
Sementara itu, lebih dari 5.620 orang masih hilang ketika operasi pencarian dan penyelamatan memasuki minggu kedua, seperti dilaporkan Anadolu Agency.
Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal mencatat 1.259 orang meninggal dan 5.083 orang masih hilang. Sebanyak 583 warga negara asing termasuk dalam daftar orang hilang.
Lebih dari 21.400 personel keamanan Nepal dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan korban.