REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – DPR RI menegaskan pentingnya akurasi data desil penerima subsidi agar berbagai program subsidi pemerintah bisa benar-benar tepat sasaran sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Legislator menilai, persoalan inclusion error dan exclusion error dalam pendataan masih menjadi tantangan besar yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti masih banyak masyarakat yang seharusnya berhak menerima subsidi justru tidak masuk dalam kelompok penerima. Sebaliknya, terdapat masyarakat yang tidak berhak menjadi penrima, namun memperoleh manfaat