TOKYO, KOMPAS.com – Belanja rumah tangga Jepang terus menunjukkan pelemahan. Pengeluaran konsumen pada Juli 2026 turun untuk delapan bulan berturut-turut secara tahunan.
Ini menandakan konsumsi swasta masih menghadapi tekanan meski kenaikan upah terjadi.
Berdasarkan data pemerintah Jepang yang dikutip Reuters, Jumat (4/9/2026), konsumsi rumah tangga pada Juli 2026 turun 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut jauh lebih dalam dibandingkan perkiraan pasar yang memprediksi kontraksi sebesar 1,6 persen.
Angka ini sekaligus menjadi penurunan tahunan terdalam sejak Januari