Oleh: Syah Amelia Manggala Putri dan Eka Jati Rahayu Firmansyah*
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang nelayan di pesisir Kendari membutuhkan modal untuk memperbaiki perahunya. Seorang ibu rumah tangga di Konawe ingin membesarkan usaha rumahannya. Keduanya punya pasar dan semangat usaha yang jelas, tapi terhenti di titik yang sama: akses modal. Bank Indonesia mencatat pangsa aset perbankan syariah di Sulawesi Tenggara baru 9,88 persen dari total aset perbankan daerah, jauh di bawah potensinya. Di titik itulah dua kekuatan besar, yaitu keuangan sosial