Jakarta (ANTARA) - Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi pernyataan dovish pejabat Federal Reserve (The Fed).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat, bergerak menguat 51 poin atau 0,29 persen menjadi Rp17.628 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.679 per dolar AS.
“Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS menyusul pernyataan dovish dari pejabat The Fed Christopher Waller yang melemahkan dolar AS dan menurunkan prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed pada bulan