Oleh: Azhar, Pendiri Inisiatif Konservasi Hutan Wakaf (IKHW)
REPUBLIKA.CO.ID, “Rimueng ka jie tamong u gampông, nyan bala ka troh u gampông.” Dalam pemahaman tradisional sebagian masyarakat Aceh, ungkapan tersebut berarti, “Harimau sudah masuk ke kampung, itu pertanda bala atau musibah akan datang ke kampung.” Ungkapan ini memperlihatkan bahwa kehadiran harimau dahulu sebagai tanda yang memiliki makna sosial dan spiritual.
Ketika harimau turun dari hutan dan memasuki ruang kehidupan manusia, masyarakat tidak hanya bertanya dari mana harimau datang, tetapi juga apa