Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance ogah mengkategorikan konflik dengan Iran sebagai sebuah perang, meskipun bentrokan terus berlanjut enam bulan setelah dimulainya konflik tersebut.
Pernyataan Vance muncul di tengah tanda-tanda yang semakin kuat bahwa Presiden AS Donald Trump berupaya mengakhiri konflik dengan Iran yang telah membebani pemerintahannya.
"Saya tidak akan menyebutnya sebagai perang. Saat ini, tidak ada aksi tembak-menembak yang aktif," kata Vance dalam sebuah pengarahan di Gedung Putih saat ditanya apakah konflik itu akan berakhir sebelum pemilihan umum