Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menerangkan, dampak kekeringan ekstrem meluas di provinsi itu selama musim kemarau 2026.
Setidaknya ada sejumlah wilayah di empat kabupaten yang terdampak parah kekeringan.
Kepala UPTD Pengendalian Bencana Daerah BPBD Provinsi Bali, I Wayan Suryawan mengatakan kondisi musim kemarau 2026 ini perlu menjadi perhatian bersama.
Dia menerangkan BPBD Provinsi Bali mencatat sebanyak 529 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan yang tersebar di empat kabupaten.
Empat kabupaten itu adalah Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Klungkung
"Kekeringan tercatat