SHANGHAI, KOMPAS.com - Seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Shanghai, China, berhasil meraup pendapatan sebesar 18.000 yuan (sekitar Rp 45 juta) hanya dalam waktu tiga hari.
Pendapatan tersebut ia peroleh dari aplikasi buatan akal imitasi (AI) buatannya yang dirancang untuk membantu orangtua mengawasi kebiasaan belajar anak.
Siswi bernama Zhu Shuhan tersebut merupakan murid kelas dua SMP yang sama sekali tidak memiliki latar belakang pemrogram atau kemampuan coding.
Menurut laporan Shanghai Morning Post, Shuhan bahkan baru mulai menggunakan teknologi AI