Jakarta (ANTARA) - Lembaga riset kebijakan Southeast Asia Policy Institute (SEAPPI) mengungkapkan beberapa rekomendasi yang berpotensi menjadi kunci bagi Indonesia meraih manfaat ekonomi hingga 366 miliar dolar AS (sekitar Rp5,8 kuadriliun) pada 2030 dari penggunaan teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Rekomendasi itu berfokus dalam mendukung bergesernya pemanfaatan AI dari yang awalnya untuk tugas-tugas dasar menuju tingkatan yang lebih kompleks dan itu meliputi dukungan bantuan insentif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga menghadirkan kebijakan yang konsisten dalam pengembangan AI.