Jakarta (ANTARA) - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) meminta jajaran aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan penggunaan jasa preman dalam aksi demonstrasi di Kantor Pusat PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Riau pada Rabu (2/9).
"Kami meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat," kata Ketua KTNA Abdul Gani dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Ia menyampaikan prihatin atas tindakan sejumlah oknum yang memanfaatkan nama serta kepentingan masyarakat Riau demi memuluskan agenda pribadi maupun