REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (3/9/2026), bergerak menguat 84 poin atau 0,47 persen menjadi Rp 17.679 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.763 per dolar AS.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa menyatakan penguatan rupiah dipengaruhi data ketenagakerjaan swasta AS yang lebih lemah dari perkiraan. “Data ketenagakerjaan swasta AS lebih lemah dari perkiraan, sehingga ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed kembali