Militer Amerika Serikat (AS) diklaim telah mengawal sebanyak 40 kapal komersial melintasi Selat Hormuz pada Selasa (2/9) waktu setempat. Kapal-kapal itu disebut membawa muatan total sebanyak 18 juta barel minyak.
Angka tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (3/9/2026), dilaporkan oleh media terkemuka AS, CNN, yang mengutip dua pejabat AS yang mengetahui operasi pengawalan di Selat Hormuz tersebut.
Jika valid, maka angka tersebut menandai rekor tertinggi untuk perlintasan kapal selama masa perang.