Pakar di Indonesia mendorong sistem rujukan berdasarkan kemampuan fasilitas kesehatan, investasi yang lebih besar pada tim terlatih untuk menangani stroke, serta memperluas cakupan asuransi untuk mengurangi kesenjangan layanan antara Indonesia Barat dan Indonesia Timur.
Jakarta, Indonesia, (ANTARA/PRNewswire)- Keterlambatan yang terjadi dalam sistem layanan kesehatan sebelum pasien mendapatkan penanganan medis masih menjadi hambatan terbesar untuk layanan stroke di Indonesia. Temuan ini terungkap dalam laporan terbaru Strengthening Stroke System Readiness Across ASEAN yang diluncurkan Siemens Healthineers dalam ajang Hospital Management Asia 2026