REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair dilaporkan Middle East Eye, Rabu (2/9/2026) diutus oleh Dewan Perdamaian (BoP) untuk meminta Otoritas Palestina menghapus kata 'Palestina' dari buku sekolah dan menggantinya dengan 'Samaria'. Informasi itu diungkap oleh mantan duta besar Inggris untuk PBB, Jeremy Greenstock yang mengatakan bahwa upaya itu sebagai tekanan terhadap Otoritas Palestina dan dilaksanakan usai kesepakatan dengan Israel untuk mengakhiri perang di Gaza tercapai.
Dalam sebuah siniar di David Hearst Podcast, Greenstock mengatakan, permintaan Blair itu