Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa saham Asia Pasifik dibuka beragam pada perdagangan Kamis (3/9/2026), di tengah aksi jual obligasi global dan eskalasi konflik di Timur Tengah yang menekan sentimen investor.
Melansir CNBC, Kondisi tersebut membuat pelaku pasar masih mencermati perkembangan geopolitik sekaligus pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).
Di Asia, indeks Kospi Korea Selatan tercatat naik 0,86%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,19%. Di Jepang, Nikkei 225 bergerak relatif datar, sedangkan Topix menguat 0,65%, sementara indeks S&P/ASX