TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menemukan 7.807 tautan lowongan kerja luar negeri fiktif yang tersebar di ruang digital.
Temuan sejak Januari hingga 31 Agustus 2026 ini dibongkar oleh unit patroli siber P2MI untuk mencegah penipuan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
"Berangkat kerja ke luar negeri, tidak perlu persiapan, semua diurus, gaji 1000 dolar AS. Nah sebetulnya ini juga masyarakat harus mewaspadai. Kalau sesuatu yang terlihat terlalu mudah, seperti itu ya. Nanti end up end up-nya