Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengatakan pengungsi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban kekerasan seksual sudah didampingi oleh Kementerian PPPA dan pihak-pihak terkait.
"Untuk itu memang sudah kita tangani dan sedang dikoordinasikan, kemudian korban juga sudah dalam pendampingan kami, jadi sudah dikoordinasikan dengan baik," katanya di Jakarta, Rabu.
Ia menyebutkan, korban ada satu orang dengan usia di bawah 15 tahun. Kementerian PPPA berkolaborasi dengan berbagai pihak kini tengah mendata pengungsi